Defisit Nutrisi - SDKI

D.0019 Defisit Nutrisi: Pengertian, Penyebab, dan Kondisi Klinis Terkait

D.0019 Defisit Nutrisi: Pengertian, Penyebab, dan Kondisi Klinis Terkait

Kesehatan gizi merupakan aspek penting dalam menjaga fungsi tubuh agar tetap optimal. Pemahaman tentang defisit nutrisi sangat penting, terutama dalam konteks keperawatan, karena kondisi ini dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh dan memperlambat proses penyembuhan pasien. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang definisi, penyebab, serta kondisi klinis yang berkaitan dengan defisit nutrisi.

Definisi

Defisit nutrisi adalah kondisi di mana asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Hal ini dapat terjadi akibat gangguan dalam proses menelan, mencerna, atau menyerap nutrien, serta karena peningkatan kebutuhan metabolik tubuh yang tidak diimbangi oleh asupan makanan yang memadai.

Penyebab

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya defisit nutrisi antara lain:

  • Ketidakmampuan menelan makanan
  • Ketidakmampuan mencerna makanan
  • Ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien
  • Peningkatan kebutuhan metabolisme
  • Faktor ekonomi (misalnya finansial tidak mencukupi)
  • Faktor psikologis (misalnya stres, keengganan untuk makan)

Gejala dan Tanda Mayor

Subjektif

(Tidak tersedia)

Objektif

  • Berat badan menurun minimal 10% di bawah rentang ideal

Gejala dan Tanda Minor

Subjektif

  • Cepat kenyang setelah makan
  • Kram atau nyeri abdomen
  • Nafsu makan menurun

Objektif

  • Bising usus hiperaktif
  • Otot pengunyah lemah
  • Otot menelan lemah
  • Membran mukosa pucat
  • Sariawan
  • Serum albumin menurun
  • Rambut rontok berlebihan
  • Diare

Kondisi Klinis Terkait

  • Stroke
  • Parkinson
  • Mobius syndrome
  • Cerebral palsy
  • Cleft lip
  • Cleft palate
  • Amyotrophic lateral sclerosis
  • Kerusakan neuromuskular
  • Luka bakar
  • Kanker
  • Infeksi
  • AIDS
  • Penyakit Crohn’s
  • Enterokolitis
  • Fibrosis kistik

Kesimpulan

Defisit nutrisi merupakan masalah penting dalam dunia kesehatan karena dapat berdampak luas terhadap kondisi tubuh dan proses penyembuhan. Deteksi dini, pemantauan status gizi, serta intervensi nutrisi yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dan mendukung pemulihan optimal pasien.

Sumber: Buku Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), 2017.

Posting Komentar untuk "Defisit Nutrisi - SDKI"