Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kesehatan jantung dan metabolisme tubuh sangat erat kaitannya dengan stabilitas kadar glukosa darah. Penurunan atau peningkatan kadar gula yang tidak terkendali dapat memengaruhi curah jantung, tekanan darah, serta fungsi organ vital lainnya. Oleh karena itu, memahami ketidakstabilan kadar glukosa darah penting bagi tenaga kesehatan dan masyarakat umum untuk mencegah komplikasi serius, seperti diabetes melitus atau gangguan kardiovaskular.
Definisi
Ketidakstabilan kadar glukosa darah adalah variasi kadar glukosa darah yang naik atau turun dari rentang normal.
Penyebab
Hiperglikemia
- Disfungsi pankreas
- Resistensi insulin
- Gangguan toleransi glukosa darah
- Gangguan glukosa darah puasa
Hipoglikemia
- Penggunaan insulin atau obat glikemik oral
- Hiperinsulinemia (misalnya insulinoma)
- Endokrinopati (misalnya kerusakan adrenal atau pituitari)
- Disfungsi hati
- Disfungsi ginjal kronis
- Efek agen farmakologis
- Tindakan pembedahan atau neoplasma
- Gangguan metabolik bawaan (misalnya gangguan penyimpanan lisosomal, galaktosemia, atau gangguan penyimpanan glikogen)
Gejala dan Tanda Mayor
Subjektif
Hipoglikemia
- Mengantuk
- Pusing
Hiperglikemia
- Palpitasi
- Mengeluh lapar
Objektif
Hipoglikemia
- Gangguan koordinasi
- Kadar glukosa dalam darah atau urin rendah
Hiperglikemia
- Kadar glukosa dalam darah atau urin tinggi
Gejala dan Tanda Minor
Subjektif
Hipoglikemia
- Palpitasi
- Mengeluh lapar
Hiperglikemia
- Mulut kering
- Haus meningkat
Objektif
Hipoglikemia
- Gemetar
- Kesadaran menurun
- Perilaku aneh
- Sulit bicara
- Berkeringat
Hiperglikemia
- (Tidak disebutkan tanda objektif tambahan dalam SDKI)
Kondisi Klinis Terkait
- Diabetes melitus
- Ketoasidosis diabetik
- Hipoglikemia
- Hiperglikemia
- Diabetes gestasional
- Penggunaan kortikosteroid
- Nutrisi parenteral total (TPN)
Menjaga kestabilan kadar glukosa darah sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti penyakit jantung, gagal ginjal, atau gangguan saraf. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, pasien dapat mempertahankan fungsi organ vital dan kualitas hidup yang lebih baik.
Sumber: Buku Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), 2017.
Posting Komentar untuk "Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah - SDKI"