Risiko Berat Badan Lebih - SDKI

Risiko Defisit Nutrisi: Pengertian, Faktor Risiko, dan Kondisi Klinis Terkait

Risiko Defisit Nutrisi: Pengertian, Faktor Risiko, dan Kondisi Klinis Terkait

Risiko defisit nutrisi merupakan salah satu masalah kesehatan yang penting untuk dipahami, terutama dalam konteks menjaga keseimbangan nutrisi tubuh. Kekurangan asupan gizi dapat mengganggu fungsi metabolisme, sistem kekebalan tubuh, serta memperlambat proses penyembuhan. Oleh karena itu, memahami faktor risiko dan kondisi medis yang dapat memicu defisit nutrisi sangatlah penting untuk pencegahan dan penanganan dini.

Definisi

Risiko Defisit Nutrisi adalah kondisi di mana seseorang berisiko mengalami asupan nutrisi yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Ketidakseimbangan antara asupan dan kebutuhan ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem organ dan menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami defisit nutrisi antara lain:

  • Ketidakmampuan menelan makanan
  • Ketidakmampuan mencerna makanan
  • Ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien
  • Peningkatan kebutuhan metabolisme
  • Faktor ekonomi (misalnya finansial tidak mencukupi)
  • Faktor psikologis (misalnya stres atau keengganan untuk makan)

Kondisi Klinis Terkait

Beberapa kondisi medis dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam memperoleh atau mengolah nutrisi, di antaranya:

  • Stroke
  • Parkinson
  • Mobius Syndrome
  • Cerebral Palsy
  • Cleft Lip
  • Cleft Palate
  • Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS)
  • Kerusakan neuromuskular
  • Luka bakar
  • Kanker
  • Infeksi
  • AIDS
  • Penyakit Crohn’s
  • Enterokolitis
  • Fibrosis Kistik

Kesimpulan

Defisit nutrisi merupakan kondisi yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan apabila tidak ditangani dengan tepat. Deteksi dini terhadap risiko kekurangan nutrisi serta penerapan intervensi yang sesuai — seperti pemantauan diet, peningkatan asupan gizi, dan dukungan psikologis — menjadi langkah penting dalam mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Sumber: Buku Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), 2017.

Posting Komentar untuk "Risiko Berat Badan Lebih - SDKI"